Eks Danjen Kopassus Murka, Sebut Prabowo “Seperti Katak dalam Tempurung” dan Antikritik
NOVOSITA.COM— Pernyataan keras dilontarkan mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayor Jenderal (Purn) Soenako, terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam sebuah tayangan video yang beredar di media sosial, Soenako secara terbuka mengkritik kepemimpinan Prabowo dan menuding Presiden bersikap anti kritik serta terlalu dekat dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Dalam pernyataannya, Soenako mengaku mengenal lama sosok Prabowo. Namun, ia menilai sikap Prabowo saat ini justru menunjukkan kecenderungan menutup diri dari kritik publik.
“Saya tahu dan kenal Prabowo. Orang ini anti kritik. Dia hanya sibuk menyenangkan Jokowi dan para termulnya. Sementara hampir 300 juta rakyat Indonesia dia abaikan,” ujar Soenako dengan nada emosional, sebagaimana dikutip dari video yang diunggah di YouTube Edy Mulyadi Channel, Kamis (18/12/2025).
Lebih jauh, Soenako menyatakan keyakinannya bahwa Prabowo sebenarnya mengetahui adanya tuntutan sebagian masyarakat terkait proses hukum terhadap Presiden Jokowi dan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun menurutnya, Prabowo justru memilih jalan sebaliknya.
“Saya yakin dia tahu, mayoritas rakyat menghendaki tangkap dan adili Jokowi juga makzulkan Gibran. Tapi Prabowo justru bermesraan dengan Jokowi,” tegasnya.
Dalam kritiknya, Soenako juga mempertanyakan posisi dan independensi Prabowo sebagai kepala negara. Ia bahkan menyebut Prabowo seperti “katak dalam tempurung”, istilah yang menggambarkan pemimpin yang dinilainya tidak peka terhadap suara rakyat.
“Presiden kok takut sama Jokowi dan Luhut. Presiden kok takut sama Kapolri. Prabowo tak pantas jadi Presiden,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut memicu beragam reaksi di ruang publik, terutama di media sosial. Sejumlah pihak menilai kritik tersebut sebagai bentuk kekecewaan elite militer purnawirawan terhadap arah pemerintahan, sementara pihak lain menganggap pernyataan itu terlalu emosional dan tidak disertai bukti konkret.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan maupun dari Presiden Prabowo Subianto terkait pernyataan Mayor Jenderal (Purn) Soenako tersebut.
Video pernyataan lengkap Jenderal Soenako dapat disaksikan melalui tautan berikut:
https://youtu.be/SOKkfK5pzgk?si=2xEMGwx-smZcBPqB
